Tim GIS saat ini memberikan dukungan bagi semua kegiatan Program Layanan Jasa Lingkungan, dengan perhatian khusus pada Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Penyediaan Jasa Lingkungan, melalui produksi peta-peta/pemetaan berdasar kebutuhan, dan penyediaan layanan pengembangan data, serta pelatihan mitra. Tujuan akhirnya adalah untuk menyusun sebuah tim perencanaan tata ruang yang kuat yang dapat memainkan peran penasihat dan perencanaan yang aktif bagi semua unit teknis ESP.
Tim ini mempergunakan perangkat-perangkat GIS untuk mendapatkan dan memadukan informasi mengenai lokasi-lokasi ekosistem kritis, masyarakat, ancaman-ancaman, karakteristik dan pasar sumber daya, dan menyusun peta-peta kesesuaian penggunaan lahan. Program ini kemudian memadukan peta-peta ini dengan analisis ekonomi dan penelitian pasar untuk mengidentifikasi “jalur-jalur pembangunan” (lihat Menu).
Di antara layanan-layanan yang disediakan oleh Tim GIS adalah sebagai berikut:
Penyediaan Jasa Lingkungan:
Pengelolaan Daerah Aliran Sungai:
Dalam bidang komunikasi dan evaluasi, kemampuan berbasis internet DAI menyediakan sebuah alat bantu komunikasi sederhana yang akan membantu mengungkapkan informasi mengenai kondisi-kondisi lokal dan kegiatan-kegiatan proyek di wilayah-wilayah ekologis ke khalayak luas. ESP akan mengumpulkan data-data dengan referensi geografis, mengaitkan data-data ini dengan informasi mengenai kegiatan-kegiatan proyek ESP, dan memasukkannya ke dalam peta-peta yang dipersiapkan secara khusus di situs web ESP, yang kemudian dapat diakses oleh semua pihak yang berkepentingan untuk mengoordinasikan atau menetapkan sasaran tindakan pembangunan di wilayah-wilayah ekologis, atau untuk saling berbagi pendekatan-pendekatan yang berhasil serta pelajaran-pelajaran yang didapat.
Untuk dapat mendukung pekerjaan ESP secara optimal, Tim GIS harus sanggup untuk mengoperasikan perangkat lunak GIS vektor dan raster; mengembangkan, mengimplementasikan dan berkomunikasi dengan alat-alat bantu perencanaan tata ruang, dan memantau dan melaporkan kegiatan-kegiatan dan hasil-hasil proyek. Untuk membantu tim melakukan hal ini, sampai saat ini telah diberikan pelatihan sebanyak dua putaran (pelatihan tahap 1 dan tahap 2), dengan sasaran adalah untuk membuat kelompok pembuat peta yang sebenarnya telah kuat ini menjadi sebuah kelompok yang amat kuat dalam bidang perencanaan dan analisis tata ruang.