Yogyakarta. Kampung Darakan yang terletak di Kelurahan Prenggan, Kecamatan Kota Gede, Yogyakarta termasuk dalam wilayah daerah aliran Sungai Gadjah Wong. Profesi warga kampung ini cukup beragam, sebagian besar menjadi buruh, ada yang menjadi pegawai kantoran, atau perajin perak, karena sejak dulu Kota Gede memang dikenal sebagai pusat kerajinan perak Yogyakarta.
Read more »
Tujuh desa di Magelang bersiap meningkatkan taraf kehidupan melalui budidaya bambu. Dimulai dengan sebuah pelatihan pemandu dan Sekolah Lapangan selama 12 pertemuan.
Read more »
Pendekatan Temu Lapangan yang baru menghasilkan sejumlah dukungan dari pemerintah daerah untuk 12 desa di Magelang, Jawa Tengah
Read more »
Melalui sebuah diskusi media, ESP mengajak wartawan melihat lebih dekat persoalan yang dihadapi sehari-hari oleh masyarakat
Read more »
Berawal dari tiga kampung, program pengelolaan sampah ESP Yogyakarta kini telah menjangkau sembilan kampung secara keseluruhan. Dukungan Pemerintah Kota adalah salah satu kunci keberhasilannya Read more »
PDAM Tirta Marta mengeluarkan Rp 800 juta untuk melindungi sumber air, sebuah keputusan yang akan menjadikan Magelang kota yang nyaman untuk dihuni
Read more »
Warga Desa Bumiayu menanam bambu agar air terus mengalir di sungai dan lingkungan mereka tetap hijau
Warga Patran kini mulai meninggalkan pola hidup tidak sehat, berkat kehadiran jamban umum baru di sana
Read more »
Masyarakat Sukomakmur yang dulu tak peduli lingkungan, kini berjuang mendapatkan kembali kemakmuran yang pernah hilang
Dari taplak meja warna-warni sampai tutup toples dan pot trendi, penduduk desa Kauman kini tahu bagaimana cara mengubah sampah plastik menjadi sesuatu yang cantik dan bermanfaat
Yogyakarta. Bangunan sekolah masih belum selesai diperbaiki. Potongan papan, asbes, kaleng cat, dan alat-alat pertukangan masih berserakan di mana-mana. Beberapa kelas masih menggunakan tempat darurat untuk menjalankan proses belajar. Read more »
Yogyakarta. “Bukit Menoreh yang dulu hijau ditumbuhi aneka tanaman, sekarang terkesan gersang. Mata air yang dulunya besar dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sekarang hanya mampu dimanfaatkan untuk 10 rumah tangga. Read more »
Yogyakarta. ESP mengembangkan pendekatan yang lebih terpadu demi mencapai hasil yang lebih baik di bidang kegiatan kesehatan. “Bersih, Hijau dan Higienis” adalah pendekatan ESP yang menggunakan manajemen sampah padat sebagai pintu masuk. Pendekatan ini mengambil keuntungan dari sinergi yang didapat oleh kegiatan manajemen sampah padat dan cuci tangan dengan sabun yang secara langsung mencegah diare. Read more »
Panggilannya seperti pelawak perempuan Indonesia “Cici Tegal”. Namun Liswati, nama asli wanita ini, tinggal di desa di lereng gunung Sumbing. Petani adalah profesinya, dan cangkul adalah alat yang sering melekat di tangannya. Melihat gaya dan kemampuannya memandu, asal dan profesinya seperti hilang. Cara berbicara Liswati tidak jauh berbeda dari para fasilitator yang sudah malang melintang di setiap penjuru pelatihan. Read more »
Jawa Tengah. ESP dan Pusat Penyelamatan Satwa Jogjakarta (PPSJ) baru-baru ini beraliansi sekaligus berbagi sumber daya. Bulan November 2006, ESP menerima 3000 bibit aren (Arenga pinnata) untuk kegiatan konservasi di daerah aliran sungai Progo. Bibit-bibit ini didonasikan sebagai tanda penghargaan PPSJ terhadap upaya konservasi ESP. Kolaborasi antara keduanya berawal pada Juni lalu ketika ESP melakukan pelatihan fasilitator desa bersama PPSJ. Read more »
Laporan ini memberikan penilaian tentang program pengembangan PDAM Kabupaten Magelang. Dibuat sesuai dengan bantuan dari Program Layanan Lingkungan (ESP) yang dibiayai Lembaga Bantuan Amerika Serikat untuk Pembangunan Internasional (USAID). Hal ini bertujuan pada akhirnya untuk dasar mobilisasi sumber daya dari pasar keuangan dalam negeri untuk melaksanakan program pengembangan tersebut. Untuk tujuan tersebut di atas, proyeksi keuangan 20 tahunan akan dibuat berdasarkan pada asumsi yang disetujui oleh manajemen PDAM
Dokumen ini berisi hasil dari telaah kebutuhan awal dari tiga sekolah di Yogyakarta, Jawa Tengah. Sekolah tersebut terkena gempa pada pertengahan 2006. ESP menelaah kebutuhan sekolah tersebut akan air bersih dan fasilitas sanitasi dan memberikan rekomendasi kepada mereka. Dokumen ini dalam bahasa Indonesia, tanpa ada abstrak dan ringkasan dalam bahasa Inggris.
Magelang. In support of the effort to identify specific Year One field sites to work with in the upper and middle Progo watershed, ESP establishes a mini-site in the Tangsi sub-watershed.
Read more »