Jakarta Koran Tempo MCK Plus di Pademangan Diresmikan
Kompas Foto MCK Pademangan
Jakarta Post Keeping The Germs At Bay
Poskota Tempat Sampah Jadi MCK Plus
Jakarta Indopos USAID-ESP, MercyCorps Dirikan Sanitasi Umum Sulap Gang Hollywood Deklarasikan Hidup Bersih
Jakarta Media Indonesia Memupus Tradisi WC Helikopter di Kelurahan Petogogan

Artikel tentang bangunan tempat mandi, cuci, kakus (MCK) plus yang baru diresmikan pada Kamis (28/1) oleh Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Anas Effendi. Pembangunan MCK yang didanai USAID-ESP merupakan program lanjutan kerja sama dengan Mercy Corps, Jakarta Flood Management I,dan Jakarta Flood Management II. Siska Doviana, Communication Specialist ESP Jakarta, menuturkan harapannya bahwa dengan adanya MCK plus itu diharapkan warga sekitar mampu memulai hidup sehat dan berhenti buang hajat di bantaran Sungai Krukut. Sebelumnya, warga memang tidak memiliki alternatif selain menggunakan WC gantung yang dikenal dengan WC helikopter. MCK dilengkapi dengan instalasi pengolahan air limbah (1PAL) yang menggunakan teknologi anaerobic baffled reactor(ABR). Dengan teknologi tersebut, kotoran disaring beberapa kali sehingga limbah akhir cukup aman untuk dialirkan ke lingkungan setelah diolah. Untuk perawatan, pengurus RW sekitar membentuk tim pengelola MCK yang dipimpin Mamat, Ketua RT 15 dan untuk perawatan dikenakan biaya Rp l.000 per hari per KK. Lihat salinan artikel aslinya klik kanan dan simpan (save as) 682KB atau melalui bataviase.co.id.

Jakarta Kompas.com Pembangunan MCK Plus Habiskan Rp 360 Juta

Artikel tentang pembangunan MCK Plus Antibanjir menghabiskan biaya hingga sekitar Rp 360 juta. Pembangunan MCK Plus Antibanjir di Kelurahan Petogogan sendiri menghabiskan waktu 3,5 bulan dan baru rampung sekaligus diresmikan pada awal tahun ini. Menariknya, diakui Harod, seluruh biaya pembangunan MCK khusus ini dileluarkan oleh pihak-pihak asing yang bekerjasama dengan pemerintah, yakni USAID, Mercy Corps, dan ESP. MCK yang terdiri atas 6 toilet, 1 kamar mandi, dan tempat cuci pakaian itu, kini sudah dapat digunakan oleh warga seusai diresmikan oleh Wakil Walikota Jaksel pagi tadi. Di samping berfungsi sebagai tempat mandi, cuci, kakus, MCK ini juga dilengkapi dengan ruang kegiatan masyarakat, dan dapat pula berfungsi sebagai tempat evakuasi sementara warga saat banjir melanda karena dibangun 1,5 meter di atas permukaan tanah. Artikel selengkapnya atau salinannya 264KB.

Jakarta Kompas.com Cuma Rp 1000 untuk MCK Plus Antibanjir

Aritkel berita dari KOMPAS.com tentang MCK Plus Antibanjir di RW 03 Kelurahan Petogogan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Warga diharuskan membayar Rp 1.000 setiap bulan untuk biaya perawatan MCK. Beberapa warga RW 03 Petogogan mengaku, mereka tidak keberatan. Artikel asli selengkapnya atau salinannya 238 KB.

Video BeritaJakarta.com Warga Petogogan Miliki MCK Anti Banjir

Artikel berita dari situs web BeritaJakarta.com dan video beritanya tentang MCK Anti Banjir di Petogogan. Di Kelurahan Petogogan kesulitan untuk keperluan mandi dan buang hajat karena sarana mandi, cuci, kakus (MCK) terendam banjir berakhir seiring direhabnya sarana MCK antibanjir yang merupakan bantuan dari United States Agency International Development (USAID), Mercy Corps, dan Environmental Service Program (ESP). Setelah direhabilitasi posisinya menjadi lebih aman karena berdiri setinggi 1,5 meter dari permukaan tanah, dengan luas tanah mencapai 45 meter persegi. MCK plus ini terdiri dari enam toilet, satu kamar mandi, tempat cuci pakaian, dan sarana cuci tangan pakai sabun. Selain itu, juga dilengkapi dengan satu ruangan untuk kegiatan masyarakat yang juga dapat difungsikan sebagai tempat evakuasi warga saat banjir. MCK plus yang berada di RW 03 berdiri di lahan wakaf milik Fauzi bin H Nalim. Harod mengungkapkan pihaknya juga merehab sarana yang sama di Kelurahan Pademangan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Untuk rehab sarana MCK di dua kelurahan itu, pihaknya menghabiskan dana sebesar Rp 360 juta.Kohar Koordinator MCK plus mengatakan, untuk perawatan MCK warga akan dimintai iuran sebesar Rp 1.000 per bulan untuk setiap KK. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kontinuitas MCK plus tersebut. MCK juga telah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berguna menyaring kotoran beberapa kali sehingga limbah yang dibuang aman untuk dialirkan ke Kali Krukut. Artikel selengkapnya di beritajakarta.com atau saksikan video beritanya.

2010 January Jakarta BeritaJakarta.com Warga Petogogan Miliki MCK Anti Banjir.PNG

Media Indonesia Jakarta Dari WC Gantung ke MCK Anti Banjir MCK + Petogogan

Artikel berita tentang fasilitas kakus Mandi Cuci Kakus (MCK) yang direnovasi. Sebelumnya mereka menggunakan WC Helikopter tanpa dinding ataupun papan yang menutupi, hanya ada sekat-sekat seng yang membatasi satu kakus dengan yang lain.
MCK yang ada kerap kali jadi langganan banjir dan diperparah dengan tangki septik yang tidak berfungi. Ketika hujan datang, lumpur tinja MCK dan limbah toilet yang terbawa air tak jarang menggenangi permukiman warga. MCK antibanjir ini terselenggara atas kerja sama Pemerintah Jaksel dengan United States Agency International Development (USAID). MercyCorps. dan Enviromental Services Program. Artikel selengkapnya dari Media Indonesia melalui bataviase.co.id . Foto tentang fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang juga menjadi fasilitas pengungsian darurat kala banjir karena di bangun 1,5m dari atas tanah. Kliping koran pada tahun 2010 dengan judul yang sama, atau klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat salinannya 1.3MB JPG.

Indopos MCK Antibanjir di Petogogan

MCK Anti banjir terdiri dari enam toilet, satu kamar mandi, tempat cuci pakaian dan sarana cuci tangan pakai sabun. MCK dibangun 1,5 m lebih tinggi dari permukaan tanah dilengkapi dengan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) teknologi Anaerobic Baffled Reactor (ABR). Disisi MCK terdapat ruangan untuk tempat evakuasi warga bila terjadi banjir.
Klik kanan dan simpan (save as) untuk melihat kliping asli 862 KB JPG.

Republika Warga Pegotogan Dapat Fasilitas MCK

Artikel berita tentang MCK Anti banjir berukuran 45 meter persegi terdiri dari enam toilet, satu kamar mandi, tempat cuci pakaian dan sarana cuci tangan pakai sabun. MCK dilengkapi dengan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) teknologi Anaerobic Baffled Reactor (ABR). Disisi MCK terdapat ruangan untuk tempat evakuasi warga bila terjadi banjir dan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh 700 lebih kepala keluarga. Klik kanan dan simpan (save as) untuk melihat kliping asli 592 KB JPG, atau salinannya melalui bataviase.co.id.

Pos Kota USAID Mercy Corps dan ESP bikin di Petogogan MCK Telan Biaya 360 juta

Artikel berita tentang fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang baru diresmikan penggunaannya di RW 03, Petogogan, Kebayoran baru, Jakarta Selatan, kamis (28/1). MCK dilengkapi dengan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) teknologi Anaerobic Baffled Reactor (ABR). Kliping koran pada tahun 2010 dengan judul yang sama klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli 706KB JPG

The Jakarta Post Flood Free Public Washing Facility Launched

News article about public washing facility launched Thursday (28/1) in flood-prone Petogogan, South Jakarta, established to help locals gain access to clean water during flood periods. The 45-square-meter facility jointly funded by the USAID, the US NGO Mercy Corps, and Environmental Services Program (ESP), has six toilets, a bathroom and a communal space for washing clothes.
“The facility can serve up to 120 families,” ESP spokesman Harod Rahmad Novandi told The Jakarta Post. When floods comes, the facility, built 1.5 meters higher than the nearby ground, could also accomodate around 60 refugees, Harod added.
Right click and save as in your computer to see copy of the article or link to Jakarta Post website.

Kompas.com Petogogan Bukan Lagi Kampung Kandang Burung

Artikel berita tentang fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang baru diresmikan penggunaannya di RW 03, Petogogan, Kebayoran baru, Jakarta Selatan, kamis (28/1). Perbedaan MCK dengan plus (+) adalah karena adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Anaerob dan tidak menggunakan tangki septik. MCK+ ini selain menjadi fasilitas umum juga menjadi fasilitas kebanggaan bagi RW 03 Petogogan yang dijuluki “kandang burung”. Kliping koran pada tahun 2010 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 340KB JPG

Warta Kota Jakarta Multi Fungsi MCK+ Petogogan

Artikel foto tentang bangunan untuk fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang baru diresmikan penggunaannya di RW 03, Petogogan, Kebayoran baru, Jakarta Selatan, kamis (28/1). Dalam MCK+ multifungsi ini tersedia 6 toilet, 1 kamar mandi, tempat cuci pakaian, pengolah limbah, serta ruang penampungan pengungsi dalam situasi darurat.
Kliping koran pada tahun 2010 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 585KB JPG

Environment and Sanitation Are New Focuses of City School

Al Ma’Muriyah, madrasah in Central Jakarta has become a model for good sanitation and environment practices. It also receives grant of Rp. 70 million to build a new toilet and install a septic tank. Right click and save as in your computer to see
the original clip or copy of the clip 574 kb PDF .

Keeping an Eye on Growing Cities

A feature story in Tempo English edition on November 2009 about growing cities in Eastern Indonesia. It highlights problems in growing cities like polution, traffic, and water scarcity. The article also stress the urgency to equip urban govenments with adequate authority, resources, and technical capacities to anticipate disasters and integrate risk reduction into overall planning, capital investment projects and urban management. ESP has been working with community groups, the government, the private sector, and NGOs, to strenghen watershed management and key envoronmental services in Indonesia. USAID in collaboration with the Dutch embassy in Indonesia provide funding to Manado, ambon, and Jayapura to support potable water utility (PDAM) in the regions to improve their technical and financial performance and increase access to piped water supply, combined with model raw water protection plans. The program also includes sanitation support for local governments in the three areas so they can develop city-wide sanitation strategies and action plans (covering waste water, solid waste, and drainage) - including deveopment of several community - based sanitation and solid waste management systems. Right click and save as in your computer to see the original clip or copy of the clip 145 kb PDF .

Kebijakan Dan Akses Air Bersih

Artikel berita (softnews) tentang kebijakan dan akses air bersih. Air adalah kehidupan. ketika berbbicara air makan kita berbicara tentang kehidupan. Pada International Convenant on Economic, Social and Cultural Rights, November 2002, menegaskan bahwa air adalah hak asasi manusia dan negara memiliki kewajiban untuk menghargai, melindungi dan memenuhi kebutuhan rakyatnya. Konvensi ini juga menyebutkan bahwa hak atas air merupakan prasyarat dari pemenuhan hak asasi yang lain. Hal ini menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan air bagi masyarakat suatu negara merupakan hak yang paling dasar sebelum pemenuhan hak-hak yang lainnya. Tetapi pada kenyataannya sekitas 80 persen masyarakat Indonesia belum memiliki akses air yang mengalir.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 407 Kb PDF

Pengelolaan Air Bersih Berbasis Masyarakat Di Desa Cibodas Mata Air Sumber Kesejahteraan Bersama

Artikel berita (softnews) tentang pengelolaaan air berbasis masyarakat di Desa Cibodas. Peraturan pemerintah No. 16/2005 mengenai Sistem Pengembangan Air Minum (SPAM) menyebutkan, Pemerintah dan pemerintah daerah bertanggung jawab terhadap pemenuhan air minum bagi kebutuhan pokok minimal untuk sehari-hari. Saat ini, menurut PDAM, hanya sekitar 60 persen rumah tangga mendapatkan suplai air dari PDAM. Sisanya mendapatkan dari sumber lain seperti sumur dan penjual keliling. Sedangkan di daerah pedesaan PDAM hanya melayani sekitar 10 persen untuk rumah tangga dan sisanya dilayani oleh mekanisme penyediaan sendiri yang disediakan oleh masyarakat maupun rumah tangga. Berdasarkan penelusuran ESP-USAID yang dilaksanakan K3A, saat beberapa kelompok masyarakat bahu-membahu membuat sebuah sistem pengairan sendiri dan dikelola oleh masyarakatnya.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 576 Kb PDF

Jabar Hanya Mampu Kelola 1,5 Persen Air Kotor

Artikel berita (hardnews) tentang Jabar hanya mampu kelola 1,5 persen air kotor. Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmadja mengatakan layanan saluran sanitasi (air kotor/limbah keluarga) di Jabar belum tertata. Karena di Jabar ini, daerah yang memiliki instalasi pengelolaan air kotor itu baru ada di empat kota, yakni Bandung, Cirebon, Sukabumi dan Bogor. Akibatnya layanan pengelolaan air kotor menjadi air bersih diperkirakan hanya sanggup 1,5 persen dari total air sanitasi yang dihasilkan warga Jabar. Menurut Setiawan, Pengelolaan sanitasi untuk dijadikan air bersih sudah seharusnya disiapkan sejak sekarang. Karena upaya itu sudah lama diterapkan oleh negara-negara maju, bahkan negara tetangga, Singapura sudah melakukan pengelolaan air bersih yang bisa langsung diminum.

Kliping koran pada tahun 2009 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 278 Kb PDF

Daur Ulang - Berita Foto

Artikel berita foto. Warga Tamansari memperlihatkan cara mengolah sampah kering plastik yang didaur ulang menjadi kerajinan tangan saat berlangsung Workshop Close Out ESP Jawa Barat di Hotel GH Universal JI Setiabudi, Bandung, Rabu (11/11). Kegiatan mereka selama ini didukung oleh ESP-USAID yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pengelolaan sumber daya air dan lingkungan.

Kliping koran pada tahun 2009 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 323 Kb PDF

Sanitasi Jabar Buruk

Artikel berita (hardnews) tentang buruknya sanitasi di jawa Barat. Warga Jabar masih dililit persoalan sanitasi (air limbah rumah tangga). Mengkhawatirkannya, yang dapat diatasi baru 1,5 persen melalui sistem sanitasi dan 65 persen oleh septiktank. Sisanya atau sekitar 34 persen penduduk Jabar sanitasinya buruk. Limbah bisa dibuang ke sungai, kebun, dan lain-lain. Jabar adalah provinsi yang memiliki penduduk terbesar di Indonesia. Jika persoalan limbah selesai, seperlima masalah limbah Indonesia teratasi. Cakupan air bersih bagi masyarakat perkotaan di Jabar hanya 40 persen dan 18 persen bagi masyarakat pedesaan. Belum lagi soal minimnya kesadaran masyarakat yang berkontribusi besar dalam sanitasi.

Kliping koran pada tahun 2009 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 387 Kb PDF

Kampanye Nasional - Berita Foto

Artikel berita foto (hardnews) tentang kampanye nasional cuci tangan pakai sabun dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 206 Kb PDF

Air Rahmat - Berita Foto

Artikel berita foto (hardnews) tentang seorang pengunjung sedang melihat keterangan tentang cara penggunaan Air Rahmat yang dipamerkan pada salah satu stan di Lapangan Merdeka Medan. Produk yang dikeluarkan oleh USAID ini mampu memberikan kemudahan memperoleh air minum tanpa dimasak lagi.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 235 Kb PDF

Proyek Penambahan Debit Sumber Mata Air Lau Kite-kite Berbiaya Rp 5 Miliar Tidak Berfungsi

Artikel berita (hardnews) tentang proyek penambahan debit sumber mata air Lau Kite-kite  yang menghabiskan biaya hingga lima milyar rupiah tidak berfungsi.Proyek yang dikerjakan PT. KBPCG di Desa Lau Riman Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo yang berjarak 17 Km dari kota Kabanjahe untuk air bersih warga Kabupaten Karo belum berfungsi sebagaimana mestinya dan ditumbuhi semak belukar.Penambahan debit mata air di Kbupaten Karo itu, merupakan salah satu proyek yang didanai dari Departemen Keuangan untuk 200 PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) yang ada di Indonesia. Sekdes Lau riman Julius Ginting kepada wartawan mengatakan sangat mengharapkan kepada Pemkab Karo agar proyek tersebut secepatnya dioperasikan.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 226 Kb PDF

Warga Sukamaju Tanjungpura Krisis Air Bersih

Artikel berita (hardnews) tentang krisis air bersih yang melanda warga Sukamaju Tanjungpura. Air sumur yang ada di wilayah tersebut ada yang tidak layak konsumsi karena sering mengeluarkan aroma bau busuk dan payau. Akibatnya warga terpaksa menggunakan air sungai yang berada jauh dari pemukiman mereka untuk keperluan mandi. Sedangkan untuk keperluan memasak dan minum ratusan kepala keluarga dari enam dusun  juga terpaksa harus berebut air yang berasal dari sumur bor hasil bantuan salah satu lembaga swadaya masyarakat di Langkat. Sebagai upaya untuk mengatasi krisis air bersih, Pemkab telah memprogramkan melalui APBD tahun 2007 untuk membangun dua unit sumur bor di Dusun II dan IV Desa Sukamaju.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 125 Kb PDF

Warga Bingung Buang Sampah

Artikel berita (hard news) tentang masalah sampah yang ada di Kota Medan. Selain itu, pelayanan dari Dinas Kebersihan Medan belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari spanduk imbauan tentang membuang sampah pada tempatnya, namun fasilitasnya tidak disediakan, akhirnya warga tetap membuang sampah sembarangan. Selain pemukiman, kondisi pasar di Medan lebih memprihatinkan. Regar, seorang pedagang mengatakan bahwa setiap hari pedagang disini, khususnya pedagang sayuran sering buang sampah sembarangan. Sampah-sampah bekas dagangan tersebut biasanya dibiarkan berserakan di jalan atau dibuang dalam sebuah gang.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 327 Kb PDF

Amin Daulay Didemo Dituding Tak Becus Atasi Sampah

Artikel berita (hard news) tentang demonstrasi yang dilakukan oleh Lembaga Kajian Study Mahasiswa untuk Perubahan (LKSMP) kepada Kepala Dinas Kebersihan Medan, Amin Daulay. Hal ini dikarenakan gagalnya Kota Medan meraih Piala Adipura 2007. Dalam orasinya mereka meminta Walikota Medan Drs. H. Abdillah, Ak, MBA mengganti Amin Daulay dengan pejabat yang lebih layak dan mampu mengatasi persoalan di kota metropolitan ini. Koordinator Aksi, M. Sabandi mengatakan bahwa selama ini Dinas Kebersihan tidak becus menangani persoalan sampah. Amin Daulay gagal dalam menjalankan tugasnya menjaga kebersihan kota ini, sehingga berujung pada gagalnya Kota Medan meraih Piala Adipura 2007.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 364 Kb PDF

Amankan Tong Sampah

Artikel berita (hard news) tentang pengamanan tong sampah yang harus diperhatikan oleh Dinas Kebersihan Kota Medan. Hal ini dikarenakan sebagian tong sampah di sejumlah kawasan hilang dari tempatnya. Tong sampah di Jalan Krakatau, Kelurahan Gaharu, Medan Timur sulit ditemukan, jika ada kondisinya sudah tidak layak lagi. Pendi, warga setempat menyatakan bahwa lihat saja kondisi tong sampah kami disini. Semuanya tidak terawat dan banyak yang hilang.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 241 Kb PDF

Lima LSM Minta Kapoldasu Usut PT Sawita Leidong Jaya

Artikel berita (hard news) tentang lima LSM meminta Kapoldasu untuk mengusut PT. Sawita Leidong Jaya. Kelima LSM tersebut, yaitu BAKUMSU, KPS, LENTERA, OPPUK, dan Walhi Sumatera Utara. Hal ini dikarenakan perambahan hutan yang dilakukan PT. Sawita Leidong Jaya dinilai tidak memiliki izin pelepasan kawasan dari pejabat yang berwenang sesuai Surat keputusan Bersama. Sekretaris Eksekutif Bakumsu, Mangaliat Simarmata, SH mengatakan bahwa hal ini untuk menghindari kerugian negara karena penguasaan tanpa izin dari pejabat yang berwenang sesuai dengan undang-undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan. Hasil pantauan dan investigasi yang dilakukan NGO/LSM menyatakan bahwa telah terjadi perambahan kawasan hutan register 4/KL (kawasan hutan lindung dan konservasi) antara lain seluas lebih kurang 7 ribu hektar yang berada di desa Sukamare dan Sono Martini, Kecamatan Kualuh Hulu, Desa Air Hitam, Kecamatan Kualuh Leidong, kabupaten Labuhan Batu.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 296 Kb PDF

Jual Air - Berita Foto

Artikel berita foto (hardnews) tentang kegiatan seorang anak yang sedang mengisi air ke jerigen di Lorong II Multatuli Kelurahan Hamdan Medan. Air bersih tersebut rencananya akan dijual ke pedagang warung kopi di kawasan itu Rp 1.000 per jerigen.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 125 Kb PDF

Kisah Mangrove Dari Jaring Halus

Artikel karangan khas tentang ritual adat jamu laut di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Ritual tersebut berwujud doa dan zikir kepada Tuhan, sekaligus persembahan kepada para leluhur Jaring Halus. Dalam acara tersebut terdapat kandungan nilai-nilai yang membatasi tingkah laku manusia dari perbuatan merusak alam.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 334 Kb PDF

Untuk Menekan Diare Sampai 40 Persen USAID Kampanyekan Cuci Tangan Pakai Sabun

Artikel berita (hard news) tentang kampanye cuci tangan pakai sabun yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera utara yang didukung oleh USAID bertempat di Lapangan Benteng Medan. Konsul Jenderal AS di Medan, Sean B. Stein mengatakan bahwa dari catatan WHO penyebab kematian terbesar bagi bayi dan balita di dunia adalah inspeksi saluran pernafasan atas dan diare. Dari penelitian, cuci tangan pakai sabun bisa menekan angka kematian akibat diare sampai 40 persen. Kampanye cuci tangan pakai sabun merupakan program efektif, efisien, dan murah. Ini merupakan aksi pencegahan.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 146 Kb PDF

Sungai Deli Dan Babura Semakin Dangkal

Artikel berita (hard news) tentang menyusutnya debit air di Sungai Deli dan Babura. Sisa kedalamannya rata-rata 30-40 cm atau selutut orang dewasa. Wakil Kepala Dinas Pengairan Sumut, Ir. Gindo Hasibuan, MM menyatakan bahwa dilihat dari prakiraan kebutuhan air Sungai Deli, terjadi defisit air Sungai Deli lebih kurang 2,5 m3/det. Hal ini disebabkan pemanfaatan DAS Deli di Hulu mengalami krisis. Hutan yang seharusnya mempunyai luas lebih kurang 30 persen sesuai UU Kehutanan No. 19/2002, pada kenyataanya hanya tersisa 7,59 persen. Perlu dirumuskan model koordinasi kelembagaan yang paling tepat untuk pengelolaan terpadu DAS Deli sebagai alat kontrol penataan ruang regional, yaitu Kabupaten Karo, Deli Serdang, dan Kota Medan Melalui kebijakan Provsu.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 313 Kb PDF

Jauh Tapi Lebih Bagus

Artikel berita (hard news) tentang peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kota Medan di halaman Taman Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman Medan bertema “Iklim Berubah, Waspadalah Bencana Lingkungan”. Walikota Medan Drs. H. Abdillah, Ak, MBA dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemko Medan telah bekerja maksimal dalam hal pengelolaan lingkungan. Berbagai upaya dalam hal pengelolaan lingkungan masih akan terus dilakukan Pemko Medan, termasuk hal yang menjadi prioritas adalah pembenahan drainase. Pemko Medan tidak dapat bekerja sendiri untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan asri. Peran serta masyarakat untuk bekerja sama dan sama-sama bekerja lebih keras lagi sangat dibutuhkan sehingga Kota Medan akan menjadi lebih bersih dan nyaman.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 327 Kb PDF

Sampah Gagalkan Medan Raih Adipura

Artikel berita (hard news) tentang penanganan sampah yang kurang maksimal di Medan. Hal ini berdampak pada gagalnya Kota Medan meraih Piala Adipura. Walikota Medan, Abdillah menyatakan bahwa penanganan sampah kota dan dranaise jadi kemungkinan penyebab gagalnya Kota Medan mendapat Piala Adipura 2007, kita akui kinerja Dinas Kebersihan dan Dinas Pekerjaan Umum belum maksimal. Upaya maksimal menjaga kebersihan lingkungan adalah kerja kolektif semua unsur, baik pemerintah dan masyarakat.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 288 Kb PDF

Terbakarnya Sampah Bukan Kesengajaan

Artikel berita (hardnews) tentang terbakarnya sampah yang dinilai bukan sebuah kesengajaan. Mantan Sekcam Medan Marelan, Drs. Muslim MSp, memiliki persepsi khusus tentang TPA di Kelurahan Terjun. Menurutnya, kebakaran sampah yang terjadi di TPA itu bukan unsur kesengajaan. “Sampah itu bukan sengaja dibakar, tapi terbakar” .Dia memaparkan kebarakan itu bisa terjadi karena beberapa sebab, salah satu diantaranya, karena puntung rokok yang masih membara yang dibuang seseorang ke areal TPA. Penyebab lainnya, mancis atau bekas tabung lain yang berisi sisa gas, meledak karena diterpa matahari. Lalu membakar sampah yang ada di areal TPA.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 297 Kb PDF

Pengelolaan Sampah Buruk

Artikel berita (hard news) tentang pengelolaan sampah yang buruk di Kota Medan. Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan, Amin Daulay mengakui bahwa manajemen pengelolaan sampah di Medan sangat buruk, terutama pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Buruknya pengelolaan sampah di TPA karena sistem yang tak sesuai. Selama ini pengelolaan sampah menggunakan open dumping.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 289 Kb PDF

Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Sungai

Artikel berita (hardnews) tentang upaya untuk memelihara sungai-sungai yang ada di Kota Medan. Spanduk warna hijau di tempel dimana-mana. Guna mengkampanyekan pentingnya kebersihan dan peduli sungai. Sungai-sungai itu antara lain, Sei Deli, Sei Babura, Sei Sikambing, Sei Putih, Sei Badra, Sei Belawan, dan Sei Sulang-saling.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 353 Kb PDF

Pengumuman Dan Peringatan

Artikel berita (hard news) tentang pengumuman dan peringatan yang dibuat oleh Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN).

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya153 Kb PDF

Peringatan Hari Bumi Di Konjen AS Di Medan Keterlibatan Setiap Individu Menjaga Dan Lestarikan Alam Sangat Penting

Artikel berita (hardnews) tentang pentingnya keterlibatan setiap individu menjaga dan melestarikan alam. Selain untuk pelestarian, nilai penting lain adalah bahwa alam juga merupakan sumber kehidupan manusia itu sendiri. Untuk itu setidaknya setiap individu harus mau berbuat sekecil apapun demi keberlangsungan dan kelestarian alam dan kekayaan berupa keanekaragaman hayati yang dimilikinya.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 184 Kb PDF

ADB Bantu Pemko Medan Siapkan Renstra Sanitasi Kota

Artikel berita (hardnews) tentang Asian Development Bank yang membantu Pemko Kota Medan siapkan renstra sanitasi kota. Persoalan sanitasi khususnya air limbah rumah tangga di Kota Medan masih sangat memprihatinkan. Selain mencemari permukaan terutama Sungai Deli, juga mengakibatkan terkontaminasinya air bawah tanah. Asian Development Bank (ADB) pun akhirnya memasukkan kota ketiga terbesar di Indonesia ini dalam daftar lima kota metropolitan yang patut mendapat bantuan teknis dan penyusunan proposal pinjaman proyek pengelolaan sanitasi kota. Tim konsultasi ADB pada pertengahan Maret hingga akhir Juni 2007 direncanakan akan membantu tim kerja dalam penyusunan renstra sanitasi kota.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 389 Kb PDF

Banjir Atau Kering Kerontang

Artikel berita (hardnews) tentang permasalahan air di Indonesia yang terkadang menyebabkan banjir dan terkadang kering kerontang. Diperkirakan sekitar 100 juta penduduk Indonesia tidak memiliki akses untuk mendapatkan air bersih. Sedangkan 130.000 penduduk Indonesia meninggal dunia karena diare akibat tidak adanya akses mendapatkan air bersih. Ditambah kondisi sungai-sungai yang ada khususnya di Kota Medan mengalami penurunan dari segi kualitas dan kuantitas.Kuantitas air yang menurun pada musim kemarau dan sebaliknya, banjir pada musim penghujan. Kondisi Kualitas air juga semakin menurun diakibatkan dan dipengaruhi aktivitas pembuangan berbagai limbah domestik, pertanian dan industri langsung ke badan sungai.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 427 Kb PDF

Dari Banjir ke Pembangunan Lintas Wilayah

Artikel berita (hardnews) tentang permasalahan banjir di Kota Medan. Banjir adalah peristiwa yang tidak berdiri sendiri. Selain penurunan kualitas lingkungan hidup pada kawasan hulu sebagai water catchment area (daerah tangkapan air), juga terdapat masalah yang tidak kalah sulitnya dihilir. Sebut saja masalah sampah, sedimentasi dan sistem drainase yang lemah. Sehingga menyebabkan hujan sekejap, banjirpun hinggap. Pemerintah sesungguhnya sudah tahu jalan keluar dari masalah yang melingkupi masalah banjir dan ruang lingkupnya. Seperti penataan ruang yang tidak dipatuhi, lemahnya koordinasi antara pemerintah daerah sampai pemanfaatan sumber daya alam yang ramah lingkungan, lemahnya penegakan hukum hingga tingginya ego sentris kepemerintahan daerah Medan, Deli Serdang, Karo dan Propinsi Sumatera Utara.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 516 Kb PDF

Warna Air Yang Kita Gunakan Sehari-hari

Artikel berita (softnews) tentang warna air yang kita gunakan sehari-hari.Umumnya kita berfikir warna air adalah biru, ketika seorang pelukis melukis gambar air, mereka umumnya memberikan warna biru. Jika memang air yang kita pakai berwarna seperti itu, maka dapat dipastikan ada kandungan bahan tertentu didalam air. Secara teknis adanya mineral/partikel mikro tertentu terdapat di dalam air tersebut. Organik suspensi koloid dan non koloid serta garam-garam mineral juga dapat mempengaruhi warna air.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 117 Kb PDF

Depot AMIU Merugikan Kesehatan, Sanksinya

Artikel berita (hardnews) tentang depot AMIU yang merugikan kesehatan dan hingga kini sanksi terhadap pemilik depot yang tidak memperhitungkan kesehatan masyarakatnya masih belum jelas. Mahalnya AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) bermerek, yang satu galonnya seharga Rp 9000 sampai Rp 10.000 membuat warga lebih memilih mengisi ulang air minumnya melalui depot-depot yang terdapat di sekitar tempat tinggal mereka.Munculnya teknologi istalasi AMIU membuat pelaku usaha kecilpun ingin ikut berpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan air minum yang layak bagi masyarakat . Namun bisnis yang cukup menjanjikan itu ternyata tidak luput dari masalah. Sebuah hasil studi riset yang dilakukan sejumlah institut dan universitas di negeri ini menunjukkan AMIU rentan terkontaminasi baktenologis serta kandungan kimia lainnya.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 204 Kb PDF

Peningkatan Kesehatan Dengan Pola Sanitasi

Artikel berita (hardnews) tentang peningkatan kesehatan dengan pola sanitasi di Dusun Dua. Pasca gempa Nias , 28 Maret 2005, pembangunan sejumlah fasilitas sanitasi  dan pengadaan air bersih yang sejak lama kurang perhatian mulai dikerjakan oleh warga. Adanya kesadaran masyarakat Dusun Dua untuk memperbaiki sanitasi yang bersih dan sehat merupakan langkah untuk memperbaiki kesehatan masyarakat.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 339 Kb PDF

Ketika Bencana Melanda Objek Wisata

Artikel berita (hardnews) tentang bencana yang melanda objek wisata. Gunung Sibayak yang berada di kabupaten Karo, salah satu objek wisata kembali menorehkan catatan bencana alam. Longsong dan banjir dari lereng Gunung Sibayak telah menimpa dua Desa Doulu Kecamatan Brastagi dan Desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka, Kabupaten karo. BEncana ini bukanlah yang pertama kali terjadi, melainkan untuk kesekian kalinya. Menurut sebagian penduduknya, bencana banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi dalam satu hari sehingga meluapnya air Sungai Lau Petani.

Kliping koran pada tahun 2007 dengan judul yang sama, klik kanan dan simpan (save as) di komputer anda untuk melihat kliping asli atau salinannya 326 Kb PDF

2009 November Jakarta Indopos CSR Master Meter Foto

Peresmian program Air Bersih Master Meter di Kawasan Jembatan Besi Tambora Jakarta Barat. Program kerjasama Palyja, USAID/ESP untuk meningkatkan kebersihan air untuk kesehatan.
Klik untuk melihat salinan asli (PDF)