Rabu, 12 Maret 2008
9:00-12:00
Hotel Gran Mahakam, Ruang Magnolia
Jl. Mahakam
Jakarta, Indonesia
Nomor Kontak: 021-7209594
Email: kampanye@esp.or.id
Material Terkait dalam PDF
Desa Konservasi: Sebuah Inisiatif Upaya Konservasi yang Partisipatif (275 KB)
Inisiatif Rehabilitasi Lahan yang Partisipatif dan Berkelanjutan (273 KB)
Metode Pemilihan Lokasi: Development Pathways (305 KB)
Lembar Fakta Media(62 KB)
LATAR BELAKANG
Perumusan dan implementasi kebijakan pengelolaan kawasan hutan di Indonesia tentu sangat ditentukan oleh seberapa kuat paradigma dan komitmen para elit politik (baik yang ada legislatif dan eksekutif). Suatu perkembangan di 5 tahun terakhir, seiring era reformasi dan menguatnya isu deforestasi serta perubahan iklim, kini beberapa elit dan partai politik pun mulai ikut menyuarakan rehabilitasi lahan melalui partai-partai politik.
Di sisi lain, kebijakan desentralisasi yang memberikan kewenangan lebih luas kepada pemerintah daerah, telah melahirkan berbagai dampak tak terduga, termasuk kasus tarik menarik antara daerah dan pusat terkait solusi rehabilitasi lahan. Maka menjadi layak ditelaah lebih lanjut: sejauh mana dampak isu rehabilitasi lahan sebagai komoditas politik dalam mengatasi deforestasi. Apakah ranah politik mampu secara efektif mendorong percepatan solusi bagi rehabilitasi lahan; ataukah rehabilitasi lahan terjebak sebagai komoditas politik sesaat yang kadang tidak strategis dalam mengatasi persoalan yang semakin kritis.
TUJUAN
Kegiatan ini ditujukan agar dapat memberikan ruang dan akses bagi media kepada nara sumber yang terkait, guna menumbuhkan pemahaman dan kesadaran yang lebih baik bagi sasaran multi-media campaigns untuk menentukan sikap dan mengambil tindakan. Sehingga persoalan serius degradasi lahan dan hutan di Indonesia, dapat di telaah lebih akurat untuk menggugah berbagai pihak pemangku kepentingan.
FORMAT
Para panelis diskusi memberikan pandangan yang luas dan keahlian mendalam (konsep, konteks dan kasus) untuk merangsang diskusi. Pembahasan memiliki ruang lingkup khusus sekitar persoalaan tingginya ketimpangan antara degradasi lahan dan rehabilitasi lahan di Indonesia. Selain itu forum ini dapat mengkritisi fenomena terkini dari berbagai inisiatif komunal serta institutional (ormas dan politik) untuk menjawab deforestasi yang semakin kritis dan berdampak pada intensitas bencana. Dengan terbukanya ruang dikusi dan tanya-jawab diharapkan terbangun penguatan pesan dan memberikan alternatif sosialisasi yang lebih komunikatif dan efektif bagi setiap target media.
MODERATOR
Ridwan Max Sijabat, Wartawan Harian, The Jakarta Post
Perumusan dan implementasi kebijakan pengelolaan kawasan hutan di Indonesia tentu sangat ditentukan oleh seberapa kuat paradigma dan komitmen para elit politik (baik yang ada legislatif dan eksekutif). Suatu perkembangan di 5 tahun terakhir, seiring era reformasi dan menguatnya isu deforestasi serta perubahan iklim, kini beberapa elit dan partai politk pun mulai ikut menyuarakan rehabilitasi lahan melalui partai-partai politik. Di beberapa kasus, terdapat calon Kepala Daerah yang sukses mengusung isu lingkungan (termasuk rehabilitasi lahan) di Pilkada. Kini beberapa partai politik mulai membentuk Departemen Lingkungan secara khusus yang memiliki program rehabilitasi lahan dan isu lingkungan lainnya.
PEMBICARA
Murniati, Peneliti di Pusat Penelitian dan Pengambangan Hutan dan Konservasi Alam
“Jalan Panjang Upaya Rehabilitasi Lahan di Tengah Perpolitikan Indonesia”
Djoko Winarno, Direktur Bina Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Departemen Kehutanan
“1001 Permasalahan dan Tantangan Teknis Rehabilitasi Lahan Indonesia”
A. Sonny Keraf, Mantan Mentri Lingkungan Hidup & Ketua Bidang Lingkungan Hidup & Pengabdian Masyarakat PDIP
“Rehabilitasi Lahan sebagai Kampanye Politik atau Kampanye Lingkungan ?”
Kholiq Arif , Bupati Wonosobo, Jawa Tengah
“Menakar Kemauan Politik Lokal sebagai Ujung Tombak Implementasi”
Abidah Billah Setyowati, Koordinator Pengelolaan DAS (Daerah Aliran Sungai) di ESP
“Praktek Terbaik : Bersama tentu Lebih Baik”