Patran Berbenah dengan Jamban Umum
Published Date: September 10th, 2007


Dulu & sekarang. Dengan jamban umum baru (kanan), warga Patran mulai menjalani hidup sehat dan higienis. [Oni Hartono]Warga Patran kini mulai meninggalkan pola hidup tidak sehat, berkat kehadiran jamban umum baru di sana


Dulu & sekarang. Dengan jamban umum baru (kanan), warga Patran mulai menjalani hidup sehat dan higienis. [Oni Hartono] Yogyakarta. Di Patran, sebuah dusun udik di Kecamatan Kajoran, Magelang, sebuah keluarga bisa terdiri dari 14 orang yang tinggal di satu rumah beratap daun nipah tanpa toilet sama sekali. Para anggota keluarga tersebut dan warga Patran lain terbiasa buang air di jamban sederhana di atas kolam ikan atau di sungai terdekat.

Semua itu perlahan akan menjadi kenangan belaka karena sebuah penyuluhan yang diadakan ESP mulai menyadarkan para warga tentang pentingnya hidup sehat dan higienis. Mereka kini bergotong-royong membangun sarana jamban umum layak pakai yang didanai oleh Dinas Kesehatan dan ESP.

Jamban umum yang dibangun di atas lahan 20 meter persegi itu dilengkapi tanki septik dan pengolahan limbah cair dengan sistem wastewater garden. Untuk penyediaan air bersih di fasilitas senilai Rp 5 juta tersebut, warga menghubungkan air dari mata air terdekat menggunakan pipa air yang sudah ada.

“Kami sangat senang dan lebih menyukai jamban baru ini daripada di pinggir kolam” kata Juhariyah, seorang warga dusun.

Oni Hartono, ESP Jawa & Yogyakarta

pixelstats trackingpixel



PREVIOUS ARTICLES